Museum Colomadu Solo

 Assalamualaikum,

Salam sehat untuk semua, lama kembali tak menulis, kali ini saya ingin menceritakan perjalanan saya di kota Solo.

Awal saya kesini sebenarnya berniat bertemu seseorang perempuan yang sudah cukup dekat, ya saya berniat serius dengannya dan kami berhubungan LDR, tapi di sini saya tidak ingin menceritakan kehidupan percintaan saya.

Sore setelah saya bertemu dengannya sebelum pulang ke Jakarta saya menyempatkan diri berkunjung ke museum bekas pabrik gula di Solo yaitu Museum Colomadu.

Banyak hal yang bisa saya pelajari dari sejarah berdirinya pabrik gula ini, mulai dari jaman kerjaan, VOC hingga pemerintah Indonesia. Sayangnya pabrik ini tidak bisa terus beroperasi dan harus tutup.




Bekas Pabrik Gula Colomadu cukup lama terbengkalai setelah tutup di jaman era soekarno hingga akhirnya kembali di renovasi setelah di ambil alih pemkot kota solo, ada banyak hal yang membuat saya takjub dengan Bekas Pabrik Gula ini, dari Kokohnya bangun hingga kondisi-kondisi beberapa mesin yang terlihat masih berdiri utuh meski sudah di makan zaman.

Bahkan baut-baut dari pondasi-pondasi mesin masih kuat menyanggah, bagaimana bisa ilmu teknik di masa itu membuat sesuatu yang bisa di katakan masih kokoh hingga sekarang, meski saat ini pabrik sudah tidak berfungsi.

Hal ini seharusnya di pelajari beberapa akademisi Indonesia baik di sejarah, teknologi dan budaya. Setelah asyik berkeliling museum dan mempelajari perjalanan dari bekas pabrik gula colomadu, saya bersiap kembali ke Jakarta mnuju terminal bus di solo, semoga musem ini terus terjaga sehingga sejarah berdirinya pabrik gula yang dulu pernah berjaya menghidupin orang-orang di sekitarnya tidak terlupakan.


penulis : Fauzi Amin .N


Comments